About

Apa yang dimaksud dengan kesehatan? WHO mendefinisikan kesehatan sebagai “a state of complete physical, mental, and social well-being, not merely the absence of disease or infirmity”. Berarti kesehatan adalah kondisi fisik mental dan sosial yang sempurna, bukan tidak kehadiran penyakit belaka. Kalau definisi tersebut dikaji lebih jauh, tidak banyak manusia yang benar-benar sehat. Tetapi hal ini bukan berarti bahwa semua manusia selalu mempunyai penyakit.

Apa yang dimaksud dengan penyakit?menurut Cunningham dan Saigo (2001, “a disease is a deleterious change in the body’s condition in respon to an environmental factor that could be nutritional, chemical, biological, or psychological. Dengan kata lain, penyakit merupakan perubahan yang mengganggu kondisi tubuh sebagai respon dari faktor lingkungan yang mungkin berupa nutrisi, kimia, biologi, atau psikologi.

Bahwasanya lingkungan berpengaruh pada terjadinya penyakit sudah sejak lama diperkirakan orang. Sebagai contoh, nama “Malaria” yang berarti udara jelek, diberikan pada penyakit yang mempunyai gejala demam, menggigil, berkeringat, demam lagi, menggigil lagi, dan seterusnya serta di dapatkan diantara masyarakat yang bertempat tinggal disekitar rawa-rawa.. Udara disekitar rawa-rawa memang tidak segar dan orang saat itu beranggapan bahwa udara itulah yang menyebabkan penyakit tersebut. Sekarang diketahui bahwa nyamuk yang bersarang di rawa-rawa itulah yang menyebabkan malaria.Seorang tiko di dunia kedokteran, Hipocrates (460-377 SM), adalah tokoh pertama yang berpendapat bahwa penyakit itu ada hubungannya dengan fenomena alam dan lingkungannya. Disilah pentingnya peran kesehatan lingkungan, yakni mencegah penyebaran penyakit lewat lingkungan.

Keadaan lingkungan dapat mempengaruhi kondisi kesehatan manusia. Banyak aspek kesejahteraan manusia di pengaruhi oleh lingkungan, dan banyak penyakit dapat dimulai, didukung, dan ditopang atau dirangsang oleh faktor2 lingkungan.

Moeller (1992), menyatakan ” in it broadsense, environmental health is the segmen public health that is concerned with assessing, understanding and controlling the impact of people on their environment and the impact of the environment on them”. Pernyataan tersebut menunjukan bahwa kesehatan lingkungan erupakan bagian dari kesehatan masyarakat yang memberi perhatian pada penilaian, pemahaman dan pengendalian dampak manusia pada lingkungan dan dampak lingkungan pada manusia

Menurut Notoatmojo (1996), kesehatan lingkungan pada hakikatnya adalah suatu kondisi atau keadaan keadaan lingkungan yang optimum sehingga berpengaruh positif terhadap terwujudnya status kesehatan yang optimum pula. UU RI No.23 tahun 1992 tentang kesehatan menyebutkan bahwa kesehatan lingkungan meliputi penyehatan air dan udara, pengamanan limbah padat, limbah cair, limbah gas, radiasi dan kebisingan, pengendalian vektor penyakit, dan penyehatan atau pengamanan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: