Penyakit yang Berhubungan dengan Makanan

Selain berfungsi dan berguna bagi kebutuhan tubuh manusia, makanan sangat baik juga untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan mikro pathogen yang menjadi sumber / media penularan penyakit. (Azrul Azwar : 1999) berpendapat bahwa timbulnya penyakit melalui makanan dibedakan menjadi 2 macam yaitu :

1. Makanan yang tercemari oleh zat – zat yang membahayakan kehidupan,

2. Dalam makanan itu sendiri terdapat zat – zat yang membahayakan kesehatan.

Penyakit – penyakit yang disebabkan oleh makanan karena makanan tersebut sanitasinya kurang baik, menurut (Azrul Azwar : 1999) dapat digolongkan menjadi lima penyebab penyakit yaitu :

  1. Golongan mikroorganisme

Mikroorganisme dalam makanan dapat dengan beberapa cara antara lain :

Dipindahkan lalat dari feases, makanan tersebut ditangani oleh orang yang mengandung bibit penyakit baik penderita maupun karier. Jenis bakterinya antara lain :

a)  Shigella Disentriae suhu tumbuh : 7 – 46 0C, pH : 5 – 8, dapat menimbulkan penyakit Disenti basiler, kontaminasi makanan oleh penderita yang menjadi food handler atau mengolah makanan dan oleh lalat

b)  Salmonella (antara lain : S.thyphimurium) suhu pertumbuhan 5 – 45 0 C, pH 4 – 5 dapat mmenimbulkan penyakit Tifus Perut / Salmonellosis ( Salmonella Food Infection). Manusia menjadi sumber penularan  Salmonellosis apabila orang itu sebagai penderita / karier, maka jika penderita / karier menjamah ia dapat memindahkan bakteri Salmonella merupakan sumber penularan penyakit. Tinja yang mengandung Salmonella dapat mengkontaminasi makanan / bahan makanan, setelah kotoran tersebut mencemari air atau tanah sedangkan binatang – binatang yang berpotensi mengandung Salmonella antara lain kucing, tikus, lalat dan kecoa. Binatang tersebut dapat mengkontaminasi makanan melalui kotorannya.

  1. Golongan kimia

Zat kimia yang beracun dapat berada dalam makanan karena kelalaian misalnya menempatkan insektisida berdekatan dengan bumbu dapur. Selain itu zat penambah pada makanan dapat juga menyebabkan bahaya terhadap tubuh manusia dan pemakaian tempat atau alat yang terbuat dari  bahan logam dapat menimbulkan keracunan. Adapun zat kimia yang sering mencemari makanan adalah Antimon, Arsen,Cadmium, Flour, Timah Hitam dan Seng.

  1. Golongan fisik

Pencemaran makanan yang disebabkan golongan ini misalnya bahan radioaktif yang mengenai manusia secara langsung dan tidak langsung dapat menderita sakit karena makanan yang telah tercemari radioaktif tersebut. Contoh radioaktif adalah Potasium

  1. Golongan racun (toxin)

Penyakit akibat makanan yang disebabkan karena kontaminasi / tercemar bahan makanan oleh racun, misalnya : pestisida, insektisida dan sebagainya.

Adapun bentuk – bentuk kerusakan makanan yang disebabkan oleh mikroorganisme pathogen diantaranya adalah :

a)   Pembusukan, yaitu rusaknya bahan pangan menjadi lunak dan berair yang disebabkan oleh mikroorganisme yang rusak struktur jaringan dari bahan makanan itu sendiri.

b)  Berlendir, timbulnya lendir pada permukaan bahan pangan umumnya disebabkan terjadinya pertumbuhan mikroorganisme pada permukaan bahan makanan yang basah sehingga terjadi perubahan rasa, bau yang menyimpang atau pembentukan lendir dari bahan makanan tersebut.

c)   Perubahan warna, disebabkan karena terjadinya perubahan pigmen dari bahan makanan yang ditimbulkan oleh koloni mikroorganisme.

d)  Ropiness, terjadinya perubahan pada bahan makanan disebabkan oleh mikroorganisme karena membentuk kapsul (kista) pada permukaan bahan makanan.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: